Hipnoterapi Online Untuk Permasalahan Anak Mencuri Apakah Bisa?

Permasalahan anak yang suka mencuri sepertinya sudah terjadi hampir dimana-mana.. Data ini saya peroleh dari banyaknya permintaan orang tua yang menanyakan mengenai penyembuhan Hipnoterapi untuk permasalahan anak yang suka mencuri yang datang dari berbagai daerah di Indonesia. Namun sayangnya permintaan terapi tersebut tidak bisa saya layani dikarenakan terhalang jarak. Sehingga ada yang menanyakan apakah Hipnoterapi untuk anak yang suka mencuri bisa ditangani secara online?. Diartikel ini saya akan menjelaskan bagaiaman sebenarnya penanganan Hipnoterapi untuk anak yang suka mencuri tersebut.
Banyak orang tua yang sampai geleng-geleng kepala dan tidak tahu harus berbuat apalagi menghadapi kelakuan anak yang terus berulang-ulang mencuri. Dimarahi sudah, dipukul sudah, diberi sangsi juga sudah namun tetap saja mengulangi perbuatan mencurinya. Perlakuan orang tua seperti ini bisa menjadi kendala dalam proses terapi dimana anak akan merasa takut jika berhadapan dengan Hipnoterapis. Anak merasa akan mendapatkan perlakuan disalahkan, diberi hukuman nantinya atau tidak diberi kesempatan untuk membela diri. Sehingga diruang terapi yang terjadi adalah Hipnoterapis harus bisa memberikan rasa aman dan nyaman terlebih dahulu agar anak mau berbagi mengenai permasalahannya. Tidak jarang anak tidak mau bercerita dikarenakan rasa takut akan permasalahan mencuri ini ternyata didalamnya lebih besar dari apa yang telah diketahui oleh orang tua mereka.
Kasus mencuri yang saya tangani umumnya banyak dilakukan oleh anak-anak di usia Sekolah Dasar (SD) meskipun ada juga beberapa dari kalangan remaja dan orang dewasa. Dimana anak-anak ini sebenarnya belum secara fase (tingkat) mencapai kemandirian (independent) untuk memahami apa yang sebenarnya terjadi dengan diri mereka yakni khususnya dengan perbuatan mencuri tersebut. Maksudnya seperti ini, mereka tanpa sadar tidak mengtahui mengapa kebiasaan mencuri ini ada pada diri mereka?,. mengapa mereka melakukan tindakan tersebut?, mengapa selalu ada dorongan untuk melakukan tindakan tersebut meskipun mereka tahu bahwa ini perbuatan salah (dosa), apakah kebiasaan ini bisa dihilangkan dan bagaimana caranya?, Mengapa setelah mencuri ada perasaan menyesal namun terulang lagi dan lagi.
Ada hal yang perlu diketahui oleh orang tua dan ini sering menjadi kendala seorang Hipnoterapis manakala harus memberikan terapi kepada anak-anak. Seperti yang telah dijelaskan diatas bahwa anak-anak belum masuk pada fase (tingkatan) untuk memahami apa sebenarnya yang terjadi pada dirinya sehingga mengapa ia melakukan perbuatan yang tidak baik tersebut. Anak yang datang ke Hipnoterapis adalah atas keinginan orang tua. Orang tua menginginkan agar anaknya bisa berubah. Sehingga proses pra-terapi sangat penting untuk membangun kesadaran, keberanian, kemandirian dan juga keakraban dan kenyamanan anak. Hal ini pula yang menjadi jawaban atas pertanyaan di awal artikel ini yakni apakah terapi online bisa dilakukan untuk anak yang suka mencuri?.
Jawabannya yakni bisa, asalkan anak sudah diajarkan sebelumnya (masuk ke pra-terapi di rumah) bahwa anak perlu dibantu agar bisa menghilangkan kebiasaan buruknya tersebut oleh seorang yang professional. Manakala anak masuk pada sesi terapi nantinya maka state (mental) anak sudah siap dan proses Hipnoterapi akan lebih mudah. Sejatinya tidak ada perbedaan antara Hipnoterapi offline (tatap muka langsung) dengan online asalkan anak memiliki kesadaran yang telah dibangun untuk mau berubah ke arah yang lebih baik.
Untuk informasi Hipnoterapi silahkan hubungi 081286855700.
Adam Hidayat

Leave a Reply