Melupakan Selingkuhan Bagaimana?

https://rumahhipnoterapiadamhidayat.com/wp-admin/post.php?post=418&action=edit

Ingin Melupakan selingkuhan bagi yang terjerat dalam romantisme terlarang seringkali menjadi pilihan di akhir hubungan yang tidak membaik. Pilihan melupakan dan ingin kembali ke kehidupan normal muncul setelah menjalani cinta terlarang tersebut. Sehingga hal ini membutuhkan terapi agar keinginan untuk melupakan selingkuhan tersebut bisa berjalan.

Dalam berumah tangga tentu setiap orang menginginkan rumah tangga yang harmonis dan langgeng, bahkan berlanjut hingga kakek nenek atau hingga maut memisahkan. Namun kenyataannya kadang tidak semudah yang di inginkan, seringkali sebuah rumah tangga akan diuji dalam berbagai bentuk, mulai dari faktor ekonomi, masalah keturunan, kurang perhatian, kurang kasih sayang, perasaan kurang bahagia, atau faktor eksternal seperti ada orang ke-tiga atau pun campur tangan pihak keluarga. Akibatnya, banyak kasus salah satu pasangan akhirnya mencoba untuk berkenalan dan menjalin hubungan dengan wanita atau lelaki lain, sekedar untuk melepas kepenatan dengan bercerita.
Kisah ini dialami oleh seorang wanita yang akhirnya menemukan kecocokan dengan teman barunya di media sosial. Singkat cerita, hubungan yang berawal dari hanya sekedar perkenalan dan berlanjut menjadi curhat yang mengasyikkan kini membuat mereka jika tidak bertegur sapa satu hari saja, rasanya seperti ada yang kurang. Komunikasi dunia maya pun dijalin di sela-sela kesibukan masing-masing, hingga pada satu titik keduanya merasa komunikasi lewat media sosial sudah tidak mengasyikan lagi, sesi pertemuan di dunia nyata pun akhirnya terjadi.
Pada sesi terapi, awalnya si wanita sempat kecewa dengan lelaki yang ditemuinya, karena ternyata wajahnya sangat berbeda dengan apa yang selama ini ia lihat melalui media sosial. Ketika berkenalan pun nama aslinya ternyata berbeda. Namun apa mau di kata, karena sudah saling dekat satu sama lain, walau hanya melalui media sosial saja, rasa kecewa tersebut hilang, yang ada adalah hanya rasa senang dan bahagia. Sang wanita menilai sosok lelaki tersebut sangat cocok dengan dirinya, dimana lelaki tersebut sangat perhatian, pandai, mengerti perasaannya dan sangat sayang kepadanya melebihi sayang suaminya.
Tidak terasa hubungan tersebut telah berjalan selama dua tahun. Tanpa di ketahui oleh pasangan masing-masing, hubungan pun berlanjut dengan janji-janji surga dan angan-angan untuk bersama suatu saat nanti. “Saya tidak bisa melupakan selingkuhan saya pak, janji manisnya kepada saya”, sambil menangis wanita itu pun bercerita. “Tempat-tempat yang pernah kami kunjungi bersama begitu berkesan dan sulit dilupakan, bahkan rencana ke masa depan yang akan kami jalani sudah begitu terlihat. Ingin rasanya saya hidup dengannya saja”, demikian ratapan wanita tersebut yang menggambarkan jelas rasa rindu yang mendalam. “Yang menyakitkan saat ini adalah ia memutuskan hubungan ini dan ia lebih memilih istrinya, saya ingin melupakan dirinya, seperti ia bisa melupakan saya, pak…”.
Sempat pula terucap oleh si wanita, andaikan saja dahulu ia tidak bertemu dengan sosok lelaki tersebut, pasti dirinya tidak akan menjadi seperti ini. Namun, begitulah sebuah hubungan, jika sudah terjalin maka akan menyisahkan kenangan-kenangan di dalamnya. Otak menyimpan kenangan-kenangan dalam bentuk ingatan atau memori. Nah, sekarang pertanyaannya adalah bisakah memori-memori tersebut di hilangkan dengan hipnoterapi?
Jawabannya, sejatinya sebuah memori tidak bisa hilang begitu saja, lebih tepatnya dikurangi intensitas agar tidak dominan di dalam pikiran. Jika ia dominan, maka memori tersebut yang akan selalu hadir. Dalam kasus di atas, sebuah “kenangan” pasti akan menciptakan memori-memori baru di dalam pikiran manusia, misalkan : memori lokasi (tempat yang berkesan dan pernah di kunjungi), memori suara (janji-janji manis), memori perasaan (ada kecocokan dan kedamaian), memori penciuman (pernah di kasih bunga), dan sebagainya. Oleh karena itu tantangannya adalah bagaimana mengurangi intensitas memori tersebut agar tidak dominan. Caranya, salah satunya adalah dengan mengganti memori tersebut dengan memori lain yang lebih memberdayakan diri. Atau mengubah secara langsung di sesuaikan dengan keinginan dari pihak klien. Proses mengubah atau mengganti di lakukan dalam proses Hipnoterapi.

Pusat Hipnoterapi Jakarta

Leave a Reply

Your email address will not be published.