CEMAS BERLEBIHAN AKIBAT DILECEHKAN GURU KELAS

Matanya selalu berkaca-kaca ketika mengingat peristiwa masa lalu dimana ia pernah dilecehkan secara seksual saat duduk dibangku sekolah dasar kelas 4. Pelakunya tidak lain adalah guru kelasnya sendiri. Yang paling membuat ia tertekan adalah ketika ada pemberitaan di media massa yang meliput dan menginvestigasi kejadian tersebut. Banyak wartawan yang datang ke rumah dan menanyakan kronolgi peristiwa itu. Pertanyaan yang sama yang diulang-ulang menjadikan peristiwa itu sangat melekat dalam pikirannya.

Disatu sisi masalah dengan si pelaku belum selesai karena telah melecehkannya dan disisi lain ia harus berhadapan dengan lingkungan yang terus berdatangan mulai dari wartawan, tetangga, guru, teman, saudara, dan sebagainya. Bagi dirinya situasi ini sangat menyakitkan dan sepertinya semua orang tidak memahami bahwa dirinya sedang tertekan dengan peristiwa itu. Dirinya yang masih kecil tidak memahami apa yang guru-nya inginkan atas dirinya yang masih kecil tersebut. Perlakuan yang tidak pernah ia terpikirkan sama sekali yang menyangkut organ seksualnya.

Hidup terus berjalan dan selepas dewasa dirinya tumbuh menjadi pribadi yang penakut terutama cemas berlebihan (anxiety disorder). Guru-nya sudah masuk penjara dan itu yang dikatakan oleh orang tuanya ketika itu. Namun rasa dendam terhadap guru-nya masih ada. Ingin rasanya membunuh guru kelasnya itu. Orang yang telah menghancurkan hidupnya. Karena rasa takut yang berlebihan tersebut sudah banyak peluang dalam hidupnya yang ia tolak. Peluang untuk lebih sukses yang datang dari orang-orang baik yang menawarkan pendidikan yang lebih tinggi atau juga dipekerjaan untuk kenaikan jenjang karir. Hampir semua kesempatan itu ia tolak. Entah mengapa ia merasa tidak percaya diri, selalu takut, cemas berlebihan (anxiety disorder), dan mudah putus asa.

Cemas berlebihan menjadi pemicu utama kegagalan yang ia rasakan. Setiap ada kejadian yang tidak sesuai dengan harapan maka dirinya selalu menyimpulkan dengan kesan negatif dan selalu membesar-besarkannya. Kadangkala terlalu mendramatisir kejadian tersebut dan berakibat dirinya sulit lepas atas sesuatu hal buruk yang terjadi pada dirinya. Kumpulan-kumpulan emosi negatif terutama kecemasan berlebihan serta rasa takut ini terus tumbuh dan berkembang tanpa ia sadari dan akhirnya entah mengapa ia mulai takut keluar rumah dan memilih untuk damai berada di rumah. Melihat keadaan ini si istri berinisiatif untuk datang ke Hipnoterapi dan meminta suaminya agar menjalani sesi Hipnoterapi untuk menghilangkan gangguan kecemasannya.

Adam Hidayat

Untuk informasi Hipnoterapi bisa hubungi WA 081286855700

www.rumahhipnoterapiadamhidayat.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *